Rabu, 01 Oktober 2014

Cerpen ~

Ikuti Kata Hatimu

            Hai teman namaku Mayliana kalian bisa panggil aku Liana, aku sekolah di SD Harapan 2 Solo. Aku sekarang kelas 6, aku sudah berada di kelas yang terakhir. Yaa ... akupunya banyak adik kelas. Kelas 6 itu ribet, banyak try out, pelajaran juga makin susah dan satu lagi aku harus menghadapi Ujian Akhir. Ribet bukan ? Tapi aku menjalani dengan senang hati bersama teman-temanku. Oh yaa, disini aku akan berbagi cerita tentang kekuatan hati kita. Maksudnya kita harus percaya pada hati kecil kita, kalau kalian masih belum tau maksudnya kalian semak baik-baik kisahku ini.
***
Suatu pagi di SD Harapan 2 Solo tepatnya di kelas 6A.
“Pagi teman.” Sapa Lisa.
“Juga.” Jawab ku pendek.
“Ih liana cuek banget sih.” Kata Lisa lebih cuek dariku.
“Lisa, kamu nggak liat aku lagi ngerjain PR.”
“PR ? Itu bukan PR lagi tapi PS, Pekerjaan Sekolah !” jawab Lisa sambil berjalan menuju mejanya.
“Terserah deh.” Jawab ku masih sibuk menyalin pekerjaan teman ku.
            Bukannya aku ini males yaa teman-teman tapi semalem aku capek banget sampe lupa kalau ada PR. Aku itu pinter kok, heehee. Buktinya aku selalu peringkat 2 di sekolah, peringkat satunya itu temenku namanya Adi. Dari dulu aku nggak pernah bisa ngalahin dia, aku sampe heran sama diriku sendiri.
TEEET TEET !!
“Yess, aku udah selesai nyalin.” kataku sambil mengembalikan buku Nisa, teman sebangku ku.
“Udah selesai nyalinnya ?” tanya Nisa.
“Udah, thanks ya.”
“Oke anak-anak kumpulkan PR kalian ke depan.” Suara Bu Rita mengagetkanku.
 “Baik bu !” jawab seluruh siswa 6A.
“Anak-anak, ingat yaa besok Senin kalian try out jadi besok Minggu kalian tidak usah kemana-mana lebih baik belajar dirumah.” Kata Bu Rita.
“Besok Senin try out lagi deh Nis.” Ucap ku pada Nisa.
“Iyaa na, ini udah try out ketiga.”
“Hem, semangat !” aku menyemangati diriku sendiri.
            Try out lagi deh teman-teman, yaa inilah kelas 6. Harus tetap semangat, jalani aja dengan gembira. Semanagat !
***
Senin pagi ...
“Soal nomer 12 ini susah banget sih, aku lewatin dulu ajalah.” Aku berkata pada diriku sendiri saat mengerjakan soal B. Indonesia. Aku sudah menyelesaikan seluruh soal tapi nomer 12 aku belum bisa menyelesaikannya.
“Menurut hati kecil ku jawabannya A tapi kok aku pengen jawab C yaa. Aku kurang yakin sama kata hatiku.” Aku bergumam sendiri, aku bingung saat itu. Akhirnya aku menjawab C, aku tidak percaya pada hati kecil ku.
            Akhirnya try out 3 telah selesai. Senin depan ada pembahasan soal sekaligus pengumuman hasil try out. Aku jadi penasaran sama nomer 12 itu, itu misteri bagiku.
Hari dimana pembahasan soal dilaksanakan, Senin selanjutya ...
“Anak-anak hari ini kita akan membahas soal B.Indonesia.” Kata Bu Sinta, guru B. Indonesia ku.
“Haduh, aku penasaran sama nomer 12.” Aku bergumam sendiri.
Beberapa menit kemudian ...
“Sekarang nomer 12, jawabannya A karena bla bla bla.” Kata Bu Sinta menjelaskan.
“Hah ? Jawabannya A, berarti kata hati kecil ku benar. Aku belum bisa mempercayai diriku sendiri.” Gumamku lirih.
            Nah, itu kisah ku teman. Jujur waktu itu aku menyesal sekali, aku belum bisa percaya pada diriku sendiri. Teman-teman, saat hati kalian berbicara cobalah untu mempercayainya cobalah untuk percaya pada diri kalian sendiri.

SELESAI

Tidak ada komentar:

Posting Komentar