Ikuti
Kata Hatimu
Hai teman namaku Mayliana kalian bisa panggil aku Liana,
aku sekolah di SD Harapan 2 Solo. Aku sekarang kelas 6, aku sudah berada di
kelas yang terakhir. Yaa ... akupunya banyak adik kelas. Kelas 6 itu ribet,
banyak try out, pelajaran juga makin susah dan satu lagi aku harus menghadapi
Ujian Akhir. Ribet bukan ? Tapi aku menjalani dengan senang hati bersama
teman-temanku. Oh yaa, disini aku akan berbagi cerita tentang kekuatan hati
kita. Maksudnya kita harus percaya pada hati kecil kita, kalau kalian masih
belum tau maksudnya kalian semak baik-baik kisahku ini.
***
Suatu pagi di SD
Harapan 2 Solo tepatnya di kelas 6A.
“Pagi teman.” Sapa
Lisa.
“Juga.” Jawab ku
pendek.
“Ih liana cuek banget
sih.” Kata Lisa lebih cuek dariku.
“Lisa, kamu nggak liat
aku lagi ngerjain PR.”
“PR ? Itu bukan PR lagi
tapi PS, Pekerjaan Sekolah !” jawab Lisa sambil berjalan menuju mejanya.
“Terserah deh.” Jawab
ku masih sibuk menyalin pekerjaan teman ku.
Bukannya aku ini males yaa teman-teman tapi semalem aku
capek banget sampe lupa kalau ada PR. Aku itu pinter kok, heehee. Buktinya aku
selalu peringkat 2 di sekolah, peringkat satunya itu temenku namanya Adi. Dari
dulu aku nggak pernah bisa ngalahin dia, aku sampe heran sama diriku sendiri.
TEEET TEET !!
“Yess, aku udah selesai
nyalin.” kataku sambil mengembalikan buku Nisa, teman sebangku ku.
“Udah selesai nyalinnya
?” tanya Nisa.
“Udah, thanks ya.”
“Oke anak-anak
kumpulkan PR kalian ke depan.” Suara Bu Rita mengagetkanku.
“Baik bu !” jawab seluruh siswa 6A.
“Anak-anak, ingat yaa
besok Senin kalian try out jadi besok Minggu kalian tidak usah kemana-mana
lebih baik belajar dirumah.” Kata Bu Rita.
“Besok Senin try out
lagi deh Nis.” Ucap ku pada Nisa.
“Iyaa na, ini udah try
out ketiga.”
“Hem, semangat !” aku
menyemangati diriku sendiri.
Try out lagi deh teman-teman, yaa inilah kelas 6. Harus
tetap semangat, jalani aja dengan gembira. Semanagat !
***
Senin pagi ...
“Soal nomer 12 ini
susah banget sih, aku lewatin dulu ajalah.” Aku berkata pada diriku sendiri
saat mengerjakan soal B. Indonesia. Aku sudah menyelesaikan seluruh soal tapi
nomer 12 aku belum bisa menyelesaikannya.
“Menurut hati kecil ku
jawabannya A tapi kok aku pengen jawab C yaa. Aku kurang yakin sama kata
hatiku.” Aku bergumam sendiri, aku bingung saat itu. Akhirnya aku menjawab C,
aku tidak percaya pada hati kecil ku.
Akhirnya try out 3 telah selesai. Senin depan ada
pembahasan soal sekaligus pengumuman hasil try out. Aku jadi penasaran sama
nomer 12 itu, itu misteri bagiku.
Hari dimana pembahasan
soal dilaksanakan, Senin selanjutya ...
“Anak-anak hari ini
kita akan membahas soal B.Indonesia.” Kata Bu Sinta, guru B. Indonesia ku.
“Haduh, aku penasaran
sama nomer 12.” Aku bergumam sendiri.
Beberapa menit kemudian
...
“Sekarang nomer 12,
jawabannya A karena bla bla bla.” Kata Bu Sinta menjelaskan.
“Hah ? Jawabannya A,
berarti kata hati kecil ku benar. Aku belum bisa mempercayai diriku sendiri.”
Gumamku lirih.
Nah, itu kisah ku teman. Jujur waktu itu aku menyesal
sekali, aku belum bisa percaya pada diriku sendiri. Teman-teman, saat hati
kalian berbicara cobalah untu mempercayainya cobalah untuk percaya pada diri
kalian sendiri.
SELESAI
Tidak ada komentar:
Posting Komentar